Harta Sitaan Dua Tersangka Terpublish, Bagaimana Tersangka Lainnya? Ini Tanggapan Praktisi Hukum Pangkalpinang

- 19 Mei 2024, 23:23 WIB
Satu unit dari dua unit mobil mewah yang disita Tim Penyidik Jampidsus Kejagung dari rumah tersangka Harvey Moeis di Jakarta.
Satu unit dari dua unit mobil mewah yang disita Tim Penyidik Jampidsus Kejagung dari rumah tersangka Harvey Moeis di Jakarta. /Ist////

MataBangka.com - Penyidik Direktorat Penyidikan Jaksa Muda Pidana Khusus (Jampidsus) Kejaksaan Agung (Kejagung) terus melakukan penyidikan terkait harta kekayaan tersangka dugaan tindak pidana korupsi (Tipikor) tata niaga timah di Izin Usaha Pertambangan (IUP) PT Timah tbk di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) tahun 2015 - 2022, namun sejauh ini baru harta sitaan milik dua tersangka yang terpublish.

Diketahui Tim Penyidik sudah melakukan penyitaan terhadap 55 alat berat yang terdiri dari 53 unit excavator dan 2 unit bulldozer yang diduga kuat milik Thamron alias Aon, serta melakukan penyitaan terhadap Emas Logam Mulia seberat 1.062 gram, uang tunai sebesar Rp 83.835.196.700, USD 1.547.400, SGD 443.400 dan AUS 1.840, dan baru-baru ini penyidik menyita satu unit rumah mewah milik Aon yang berada di Kompleks Sumarecon Serpong.

Selain itu sejumlah aset mewah milik Harvey Moeis suami selebritis kelahiran Provinsi Babel, Sandra Dewi pun turut disita Tim Penyidik Jampidsus Kejagung, diantaranya dua unit mobil Ferrari dan satu unit mobil Mercedes-Benz, yang mana sebelumnya telah lebih dulu menyita empat unit mobil yakni Toyota Vellfire, Lexus, MINI Cooper, dan Rolls Royce. Adapun Rolls Royce dan Mini Cooper disita, pada Senin, 1 April 2024.

Diungkapkan Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejagung, Ketut Sumadena mengatakan properti satu unit rumah tersebut diperoleh berdasarkan jual beli pada 21 Juli 2018, yang kemudian pada tanggal 14 Mei 2024 Tim Pelacakan Aset melakukan tindakan penyitaan bersama dengan Tim Penyidik pada Direktorat Penyidikan Jampidsus.

"Kegiatan penyitaan tersebut terkait dengan dugaan tipikor dalam tata niaga komoditas timah di wilayah IUP PT Timah Tbk tahun 2015 - 2022," ungkap Ketut Sumadena, pada Kamis, 16 Mei 2024.

Lanjutnya Tim Penyidik akan terus menggali fakta-fakta baru dari barang bukti tersebut, guna membuat terang suatu tindak pidana yang tengah dilakukan penyidikan.

Lalu, bagaimana dengan harta kekayaan belasan tersangka lainnya, apakah turut disita oleh penyidik? Dan jika memang disita, harta tersebut punya siapa saja? Hal ini masih menjadi tanda tanya, pasalnya hingga saat ini baru sebatas harta kekayaan milik Aon dan Harvey yang terpublish.

TN alias AN warga Koba, Kabupaten Bangka Tengah salah seorang pengusaha asal Bangka Belitung berawal sebagai saksi akhirnya ditetapkan oleh Penyidik Jampidsus Kejagung RI dalam kasus dugaan tipikor tata niaga komoditas timah.
TN alias AN warga Koba, Kabupaten Bangka Tengah salah seorang pengusaha asal Bangka Belitung berawal sebagai saksi akhirnya ditetapkan oleh Penyidik Jampidsus Kejagung RI dalam kasus dugaan tipikor tata niaga komoditas timah.

Menanggapi hal itu, Praktisi Hukum Kota Pangkalpinang, Hangga Oktafandany dari Hangga Off and Partner mengatakan sesuai prosedur penyitaan itukan harus mendapatkan izin dari pengadilan. Dan apabila barang disita merupakan alat bukti tindak pidana kejahatan itu sah-sah saja.

Halaman:

Editor: Dwi Haryoto


Tags

Artikel Pilihan

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah